Adivinib
Inhibitor FGFR2 selektif untuk kolangiokarsinoma stadium lanjut. Status orphan di EU, AS, JP.
PT Adiva Farma Indonesia adalah perusahaan farmasi tahap klinis yang mengembangkan terapi molekul kecil dan biologik di bidang onkologi, metabolik, dan autoimun. Kami mengoperasikan 3 pusat riset dan 2 fasilitas CPOB di Indonesia & Asia Tenggara, serta menjangkau 38 pasar global.
Adiva berawal dari laboratorium kimia kecil di Jakarta, didirikan oleh Dr. Adi Pramudia dan Dr. Diah Kusuma setelah satu dekade berkarier di Kalbe dan Dexa. Keyakinan mereka sederhana: perangkat penemuan obat modern — desain berbasis struktur, manufaktur kontinu, bukti dunia nyata — harus diarahkan pada penyakit yang selama ini terabaikan secara komersial.
Hari ini kami beranggotakan 1.840 orang di sembilan negara. Pekerjaan kami mencakup tiga area terapeutik — onkologi, gangguan metabolik, dan autoimun — dan kami tetap dimiliki swasta serta dikelola secara independen. Profil ini ditulis sebagai pernyataan apa adanya tentang apa yang kami kerjakan, bagaimana kami mengerjakannya, dan bukti untuk keduanya.
Kami mengukur diri pada tiga hasil: jumlah pasien yang terjangkau, kualitas bukti yang kami hasilkan, dan kepercayaan dari regulator serta mitra kesehatan. Selebihnya adalah pelayanan terhadap ketiganya.
Kami percaya perusahaan farmasi semestinya dinilai dari hasil terapeutik per pasien, bukan dari banyaknya molekul yang dipatenkan. Komitmen sepuluh tahun kami adalah mengarahkan industri menuju kedokteran berbasis hasil dan didukung bukti.
Kami fokus pada bidang di mana kapabilitas kimia dan operasi klinis kami memberikan keunggulan asimetris: inhibitor molekul kecil bertarget, biologik oral, dan kimia GLP-1 generasi berikutnya. Selebihnya kami kerjakan secara kemitraan.
Inhibitor FGFR2 selektif untuk kolangiokarsinoma stadium lanjut. Status orphan di EU, AS, JP.
Agonis GLP-1R oral sekali sehari. Non-inferior terhadap semaglutide injeksi pada kohort DM-T2 (n=1.414).
Antibody-drug conjugate anti-CD79b untuk DLBCL relaps. Lini ketiga dan setelahnya.
Biologik anti-IL-23 untuk psoriasis plak sedang–berat. Dosis triwulanan.
Inhibitor kovalen KRAS-G12C. Disetujui untuk NSCLC, indikasi kolorektal sedang ditinjau.
Inhibitor PCSK9 oral untuk dewasa intoleran statin dengan ASCVD. Penurunan LDL-C ≥52% (fase III).
Mesin discovery kami memadukan desain berbasis struktur, skrining DNA-encoded library, dan cryo-EM internal. Kami menjalankan uji fase I–III secara langsung melalui jaringan 22 pusat akademik, dan mengoperasikan fungsi biometrik serta farmakovigilans sendiri — tanpa keputusan keselamatan yang bergantung pada CRO.
Belanja R&D pada TA25 adalah Rp 2,1T. 41% untuk operasi klinis, 34% untuk discovery, dan 25% untuk translasi serta CMC.
Seluruh fasilitas manufaktur menggunakan listrik 100% terbarukan sejak Januari 2024. Target intensitas proses: −38% penggunaan air pada 2028.
Lantai harga ditetapkan pada benchmark WHO AMP atau lebih rendah. Glycaris dan Ariostra tersedia di bawah Rp 15rb/hari di seluruh pasar tier-1 program Akses.
DSMB eksternal dipimpin oleh dokter di luar rantai komersial Adiva. Seluruh data hasil primer dipublikasikan dalam 12 bulan setelah penutupan studi.
PT Adiva Farma Indonesia Menara Adiva, Lt. 28 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52 Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Stephanie Marchetti SVP, Investor Relations
David Okafor Kepala Komunikasi Korporat
Meja informasi medis 24/7 untuk tenaga kesehatan dan regulator.